Belajar dari Lebah


lebah-2
Pernahkah kalian memperhatikan lebah? Ya, lebah adalah binatang yang menjadi perumpamaan oleh Allah yang terdapat di dalam Alquran. Bahkan Allah menamakan satu surat untuk lebah ini yaitu surat An-Nahl yang berarti lebah.
Lebah adalah jenis insekta yang hidup secara berkelompok (koloni) seperti bangsa semut, rayap dan sejenisnya. Jumlah populasinya sangat tergantung dari jenis lebah ratunya. Untuk lebah madu unggul yang berasal dari Eropa jumlah populasinya bisa mencapai 10.000-100.000 sedangkan untuk lebah lokal hanya 20.000 – 40.000.
” Diriwayatkan dari Abd Allah bin Amr bin al-Ash. Sesungguhnya dia mendengar Rasul SAW bersabda: Demi Dzat yang jiwa Muhammad di tangan-Nya, perumpamaan orang mu`min bagaikan lebah. Lebah itu memakan makanan yang baik-baik dan mengeluarkan yang baik pula. Tidak jatuh tatkala menghinggapi dan tidak mematahkan yang dihinggapi. Hr. Ahmad (164-241H).Musnad Ahmad, II h.199)
Dari hadist diatas dapat kita ambil beberapa pelajaran, diantaranya adalah sebagai berikut.
  1. Pelajaran pertama yang bisa diambil adalah ” Lebah makan yang baik “. “Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan; karena sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagimu. (Q.S Albaqoroh : 168 ). Sifat manusia itu akan seperti apa yang ia makan, jika dia memakan yang kotor dan tidak baik makan ia akan mengeluarkan yang tidak baik dan kotor pula. . Contohnya Babi, Babi itu bukan hanya soal bersih dan kotor nya tapi juga sifatnya yaitu suka yang kotor.
  2. Pelajaran ke dua yaitu kita harus melakukan kebaikan. Kebaikan itu merupakan aplikasi dari apa apa yang kita dapat.
    “Hai orang-orang yang beriman, ruku’lah kamu, sujudlah kamu, sembahlah Tuhanmu dan perbuatlah kebajikan, supaya kamu mendapat kemenangan. (Q.S Al-Hajj :77).”
  3. Pelajaran ke tiga adalah orang-orang yang beriman harus hati-hati dan bersatu. Harus hati-hati kepada musuh dan berhati-hati dalam menghapi musuh.
    “Sesungguhnya Allah menyukai orang yang berperang dijalan-Nya dalam barisan yang teratur seakan-akan mereka seperti suatu bangunan yang tersusun kokoh. (Q.S As-Saff : 4 )”
  4. Pelajaran ke empat adalah lebah tidak merusak dan tidak menghancurkan ranting yang dihinggapinya. Artinya menjadi orang beriman itu tidak merusak, hal ini terdapat di dalam surat Al A’raf : 56 “Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi, sesudah (Allah) memperbaikinya dan berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut (tidak akan diterima) dan harapan (akan dikabulkan). Sesungguhnya rahmat Allah amat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik.”Selain itu, lebah tidak pernah menyerang, tapi jangan sampai kalian menyerang lebah maka ia akan melawan. Lebah juga apabila menyengat, sengatan nya itu tidak mematikan.
Itulah pelajaran yang bisa diambil dari lebah, selain lebah masih banyak lagi hewan yang menjadi  perumpamaan- perumpamaan oleh Allah.Semoga kita bisa tetap istiqomah dalam menjalankan perintah dari Allah SWT dan selalu mengambil pelajaran dari apa yang di sampaikan Allah melalui Nabi Muhammad SAW.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar