Kenangan di Kota Malang, Kota Dingin

Mbak, Malang itu hawa nya  dingin apa panas ya ? saya bertanya disela sela latihan untuk persiapan berangkat ke Malang. Mbak nya mikir, hmhmhm. Mbak juga belum pernah ke Kesana Dek, tapi kayaknya Malang itu hawanya panas. Sontak saja otak saya berfikir, nanti Malang itu hawanya sama dengan Bengkulu, panas ! Akhirnya saya tidak mempersiapkan baju dingin untuk perjalanan ke Malang ini.


foto0238
Dari kanan ke Kiri : Saya, Erma,Okta, Yuli, Inna, Dina, Fatra

Malang, Alhamdulillah saya sudah menempatkan kaki di kota Dingin ini. Tahun 2012 lalu saya berserta 6 teman lainnya Okta, Yuli, Inna, Erma, Dina dan Fatra mendapatkan tiket untuk berangkat ke malang dalam rangka JAMNAS PIK (Pusat Informasi Konseling) Mahasiswa Muhammadiyah yang diadakan oleh BKKN Pusat bekerjasama dengan Universitas Muhammadiyah Malang. Kegiatan ini mengundang seluruh Mahasiswa Muhammadiyah yang ada di Indonesia, dari sabang sampai Merauke. Akhirnya saya bisa melihat Indonesia dari semua delegasi setiap Daerah.
Perjalanan ke Malang ini hanya beberapa hari, tapi persiapan ke sana memakan waktu 2 Bulan. Mulai dari seleksi sampai karantina. Proses karantina ini dilakukan untuk memantapkan kekompakan kami antar anggota. Ini adalah protab dari pihak BKKN Perwakilan Bengkulu. Karena kami mewakili Bengkulu, berarti kami haru membawa nama baik Bengkulu, dan kamilah wajah Bengkulu itu. Kami diberikan pelatihan, mulai dari adat budaya dan pariwisata, serta pengetahuan tentang masalah Remaja, HIV dan Aids.
Sampai akhirnya kami berangkat, setelah mempersiapkan semuanya. Kami bertujuh ditambah satu pendamping, mbak Corien berangkat menggunakan pesawat. Kalian tahu?? itu adalah pertama kali saya naik pesawat, sebenarnya bukan hanya saya saja yang pertama kali, hampir semua nya itu adalah pengalaman pertama, sampai-sampai si Yuli menyimpan plastik dari pesawat itu, ini untuk kenang-kenangan katanya.


img_2042
Pertama Kali Naik Pesawat, Hahaha

Kita sampai di Malang sore hari, setelah 2 jam delay di Bandara Soekarno-Hatta. Sebelum ke penginapan kita di ajak mbak corien untuk melihat candi Singosari. Akhirnya magrib kita ke penginapan. Setelah merasakan atmosfer Malang, saya berujar dalam hati, ini daerah dingin bukan panas dan saya tidak membawa persiapan untuk menghadapi hawa dingin seperti ini. Lalu saya berbisik ke Mbak Corien. Mbak ini kota dingin, bukan panas mbak, saya gak membawa jaket dan sejenisnya. lalu mbak Corien membalas bisikan saya, mbak juga baru tahu bahwa Malang ini dingin. Ternyata tidak hanya saya saja yang tidak membawa jaket, hampir semua nya tidak membawa jaket. Mungkin mereka mengikuti perkataan saya saat di Bengkulu bahwa Malang itu Panas, Gak Dingin.
Hari berikutnya kita sudah disibukkan dengan Agenda JAMNAS, dan disana kami mendapat teman baru, dari Lampung, Jawa Barat, Papua, dan Kalimantan. Alhamdulillah kami juga bisa jalan-jalan ke Jatim Park Zoo Malang.
Kenangan akan membawa kebahagian tersendiri bagi setiap manusia yang mengalaminya. Jangan kau hapus kenagan itu walaupun dahulu kau sakit hati atasnya.
Kangen kalian sahabat. I Miss All.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar