Rumah Kediaman Bung Karno, Saksi Sejarah dan Cinta

Bengkulu punya cerita dan sejarah. Sejarah bengkulu ini tidak lepas dari perjuangan Negara kita yaitu Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kenapa saya mengatakan perjuangan kemerdekaan Indonesia tidak lepas dari bengkulu, karena Bengkulu pernah dijadikan tempat pesinggahan Bung Karno saat beliau di asingkan oleh belanda pada tahun 1938-1942.
20130111_151119
Berkunjung ke Rumah kediaman Bung Karno di Anggut atas jalan Soekarno Hatta, kita sudah bisa merasakan kehidupan Bung Karno di Bengkulu. Bung Karno tinggal di Bengkulu kurang lebih Lima tahun. Pada saat kedatangan nya, Bung Karno tidak sendiri. Beliau datang dengan istrinya yang bernama Inggit Garnasih dan dua orang anak angkat perempuan semua.
Rumah yang sederhana ini mempunyai teras, ruang tamu, kamar dan pekarangan yang luas ini. Di rumah ini banyak buku-buku lama yang mana buku itu adalah buku bacaan Bung Karno pada saat di Bengkulu.


20130111_151025
Rumah Kediaman Bung Karno terlihat dari Depan

Di ruang tamu inilah Bung Karno menerima tamu yang bergerak dalam pergerakan kemerdekaan.
Bung karno oleh Warga Bengkulu dipadang baik, beliau sering jalan-jalan mengelilingi kota Bengkulu dengan sepeda Ontel yang dimilikinya. Beliau aktif di organisasi Muhammdiyah, Mengajar dan  ikut seni peran. Karena kebaikan nya itulah ibu Fatmawati mau menikah dengan Beliau.
Setelah menikah dengan Ibu Fatmawati, istri pertama Bung Karno Inggit pulang ke jawa dan bercerai dengan Bung Karno dan Bung Karno tetap memilih tinggal di Bengkulu. itulah cinta yang dimaksud, bukan hanya kepada Bengkulu tapi juga kepada seluruh rakyat Indonesia pada masah itu.
Dirumah ini banyak kita jumpai buku-buku yang d baca oleh Bung Karno semasa hidup di Bengkulu. Bung Karno sangat yakin dan percaya bahwa untuk menjadi seorang Pemimpin yang besar dia harus banyak tahu dari orang yang biasa, terbukti bahwa Bung Karno merupakan pemimpin yang disegani oleh Negara manapun dan Indonesia terkenal di dunia Internasional.
Buku-buku yang banyak di Kediaman Bung Karno ini sebagian besar bahasa belanda.
Dibelakang  lelaki yang hebat terdapat wanita yang hebat. itulah ibu Fatmawati, Ibu Fatmawati merupakan Istri Bung Karno yang menjahit Bendera Merah Putih. Selain rumah yang menjadi saksi sejarah, Cinta antara Fatmawati dengan Bung Karno juga menjadi saksi sejarah .
Demikianlah sepenggal cerita bung Karno di Bengkulu. Tulisan ini diterbitkan sebagai sarat Nulis Serempak Blogger Bengkulu.


20130111_145158
Sepeda Ontel Bung Karno

1 komentar: