Tiga Pelajaran dari Bilal bin Rabbah



bilal
Sahabat, siapa yang tidak kenal dengan Bilal bin Rabah. Ya, Bilal adalah salah satu Sahabat Rasulullah yang berasal dari Habsyah (sekarang Ethiopia ). Bilal lahir di daerah as-Sarah sekitar 43 tahun sebelum hijrah. Ayahnya bernama Rabah, sedangkan ibunya bernama Hamamah, seorang budak wanita berkulit hitam yang tinggal di Mekah. Karena ibunya itu, sebagian orang memanggil Bilal dengan sebutan ibnus-Sauda’ (putra wanita hitam).
Karena ibu nya seorang Budak otomatis Bilal juga menjadi budak seorang Bangsawan Quraisy yang bernama Umayah. Kita sudah sering mendengar cerita dari siroh Sahabat Rasullullah bahwa Bilal mengalami penyiksaan yang sangat luar biasa. Mereka berharap dengan mereka melakukan penyiksaan Bilal akan keluar dari Agama Islam yang Agung ini. Tapi apa yang dilakukan Bilal tidak seperti yang mereka harapkan. Bilal malah semakin kokoh dan kuat keimanan nya. Setelah itu Bilal di bebaskan oleh Abu Bakar. Maka berakhirlah Penderitaan yang di alami oleh Bilal.
Apa Pelajaran yang dapat diambil dari Kisah Bilal???
  1. Cinta Kepada Allah dan Rasul
Sahabat, jika kita mengatakan Cinta maka kita harus membuktikan nya. Itulah yang dilakukan oleh Bilal, dia tidak terpengaruh oleh beratnya siksaan yang dialaminya. Penderitaan yang dialaminya justru terasa nikmat baginya. Maka seperti itulah Cinta yang bisa mengubah penderitaan menjadi kenikmatan.
2. Mempunyai Amal Unggulan
Sahabat, setiap orang hendaknya mempunyai amalan unggulan. Amalan Unggulan itu tidak mesti Amalan yang banyak tapi bisa juga amalan yang sedikit tapi secara Continue. Lebih baik kita khattam Allquran 1 Bulan dari pada kita khatam Al Quran 1 hari setelah itu pernah lagi membaca Alquran. Oya, apa Amalan Unggulan yang dilakukan oleh Bilal sehingga Rasulullah mengatakan Terompah nya sudah ada disurga sedang orang nya masih hidup di Dunia. Berbahagia sekali rasanya jika Rasulullah mengatakan itu kepada kita. Ternyata Amalan yang dilakukan oleh Bilal adalah menjaga wudhu nya dan Sholat dua rakaat setiap setelah wudhu.
3. Dia akan Masuk Surga
Dari kabar yang di katakana oleh Rasulullah diatas kita ketahui bahwa Bilal adalah Sahabat yang sudah di jaminkan Surga oleh Allah. Selain itu ada Hadist Rasullullah SAW “Barangsiapa beradzan selama 12 tahun, maka wajib baginya surga, dan dicatat untuknya pahala adzannya dalam setiap hari sebanyak 60 kebajikan, serta pahala iqomahnya sebanyak 30 kebajikan” (HR. Ibnu Majah, no. 728; Hakim dan Thabrani, Dishahihkan Al-Albani dalam Ash-Shahihah). Sahabat, kita ketahui Bahwa Bilal adalah Muadzin nya Rasulullah.
Sahabat, banyak sekali pelajaran pelajaran yang bisa kita ambil dari kisah kisah para sahabat, tidak hanya kepada Bilal. Maka untuk itu para Ibu-ibu atau calon ibu-ibu harus banyak mengetahui kisah para sahabat Rasulullah. Kalianlah yang akan membentuk Generasi Penerus Bangsa ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar