Kopi Redjang, Kopinya Masyarakat Bengkulu

Kopi Bengkulu dengan berbagai Merk dan Rasa


Salam Coffeeholic..

Hai teman-teman pecinta kopi.. Berbicara tentang kopi mengingatkan aku akan masa kecil. Dahulu di belakang rumah kita mempunyai beberapa batang kopi, setiap ada yang merah selalu dikumpulkan oleh emak untuk diolah. Kita juga sering mengambil yang merah dan langsung kita makan. Ada manis manis nya. Hehehe. Masa kecil emang masa yang indah untuk dikenang. Udah ya, sekarang kita kembali lagi ke kopi. Hehehe

Dahulu untuk membuat kopi orang hanya mengeringkannya  dan langsung menyeduhnya, tidak ada olahan kopi bubuk seperti yang biasa kita lihat. sampai 500 tahun lama nya, kebayang gak tuh lama nya. hehehe. Sekarang manusia sudah menemukan alat untuk menghancurkan biji kopi, kalau di kampung saya namanya alu. Zaman modern sekarang lebih canggih lagi, dari biji bisa langsung keluar air kopi.

Kopi adalah minuman semua kalangan, dari seorang rakyat biasa sampai seorang pemimpin negara suka minuman hitam ini. Salah satunya Bung Karno bapak founding father Negara Indonesia ini tak bisa lepas dari secangkir kopi saat berdiskusi tentang permasalahan bangsa kala itu bersama para tokoh pergerakan. Bagi seorang pecinta kopi, secangkir kopi adalah inspirasi baginya.

Berbicara tentang kopi setiap daerah pasti mempunyai ke khasan masing masing. Bengkulu salah satunya. Provinsi yang terletak di bagian selatan sumatra ini merupakan daerah segitiga emas penghasil kopi. Jadi kualitas kopi dari provinsi bengkulu ini tidak bisa diragukan lagi. Bahkan kopi dari Provinsi Bengkulu ini sudah melebarkan sayapnya di kancah internasional.

Kopi Redjang (Red Pearbean, Black Coffee dan Brown Coffee

Banyak jenis kopi yang terdapat di provinsi bengkulu, salah satunya adalah Kopi Redjang. Kopi Redjang adalah kopi yang mempunyai rasa khas eksotisme dataran tinggi Tanah Suku Redjang, kopi ini hadir bukan hanya sekedar melengkapi tapi menyempurnakan yang sudah tradisi.
Ada tiga Varian kopi Redjang ini yaitu : Brown Coffee, Black Coffee dan Red Pearbean. Tapi saya lebih suka Black coffee dengan campuran Arabika 35 %  +  Robusta nya 65%.

Hasil seduhan Kopi Redjang


Cara menyeduh kopi redjang yaitu : 1. Masukkan 1 (satu) sendok makan kopi bubuk, kurang lebih 8 gram kedalam cangkir2. Seduh dengan air mendidih 3. Tambahkan gula secukupnya sesuai selera (kalau saya nambah gulanya setengah dari banyak kopi)
Bagaimana para penikmat kopi, tertarik untuk mencoba bagaimana rasanya tradisi kopi redjang ?

Untuk pemesanan Kamu bisa langsung datang ke Naqsa Golden Exosite, Jl. Mayor Salim Batubara No.25 Penanjung Atas Kabupaten Kepahyang Provinsi Bengkulu.
Atau juga bisa langsung hubungi manager nya : Eka Susiani, S.P (082280340636)










9 komentar:

  1. wahh ajak2 dunk pas ngopi barengnya gan hehehe

    BalasHapus
  2. mantap mas, tapi pas kopdarnya kita gak ngopi bareng neh?

    BalasHapus
  3. wah, enak ya mas kopinya,? Kapan neh kita ngopi bareng?

    BalasHapus
  4. gagal fokus sama gelas nya.. hahaa

    BalasHapus
  5. Balasan
    1. Beli, ada No kontak nya tu. Kwkwkw.

      Hapus